Contact : (021) 830 7544 - EMERGENCY 24 H (021) 8311759

Klub Diabetes

Diabetes Mellitus atau Diabetes setiap tahunnya selalu dan terus meningkatkan jumlah penderita, penyakitnya tidak bisa disembuhkan namun tetap bisa dikontrol dengan penerapan diet ketat dan kebiasaan sehat. Untuk mengontrol kadar gula darah agar selalu dalam kondisi normal. Perlu dipahami glukosa tubuh yang dibutuhkan karena glukosa termasuk salah satu sumber energi utama tubuh, namun kondisinya tidak normal berbagai masalah kesehatan dapat terjadi.
 
Penyakit Diabetes memang berisiko diskalakan / bersifat genetik namun karena kurangnya pemahaman juga mengelola pengaruh gaya hidup, seperti diet, istirahat dan berbagai gaya hidup tidak sehat lainnya. Pada kesempatan ini akan kita jelaskan sejelas mungkin, termasuk pemahaman tentang diabetes melitus, tanda dan gejala, Jenis Diabetes, komplikasi bisa terjadi, serta berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya kemungkinan terjadinya diabetes. .
 
Definisi Diabetes Mellitus
 
Diabetes Melitus atau Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan gangguan metabolisme akibat produksi insulin yang tidak mencukupi oleh pankreas atau bisa juga karena kurangnya respon terhadap insulin, atau bisa juga akibat pengaruh hormon lain yang menghambat aksi. Dari insulin.
 
 
Diabetes terjadi ketika pankreas tidak bisa lagi memproduksi insulin dalam jumlah cukup, atau tubuh Anda menjadi kurang peka terhadap insulin yang diproduksi oleh tubuh yang merupakan fungsi hormon insulin untuk mengubah glukosa menjadi energi. Jika produksi insulin berkurang atau tidak efektif, kadar glukosa darah menjadi tidak terkelola dengan optimal sehingga dapat menyebabkan terjadinya diabetes melitus.
 
 
Gejala Diabetes Mellitus
 
Hilangnya kemampuan tubuh mengendalikan insulin yang dihasilkan pankreas, atau kekurangan insulin menyebabkan gangguan pruduksi metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh. Glukusa adalah karbohidrat alami yang digunakan oleh tubuh kita sebagai sumber energi tubuh dalam kondisi normal dimana tubuh membutuhkan glukosa, namun jika berlebihan dan terus berlanjut seiring waktu dapat menyebabkan Hyperglikemia dan berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan beberapa organ tubuh yang terkena. ikut.
 
Gejala Diabetes Mellitus mulai muncul saat kadar gula dalam darah sudah mencapai lebih dari 200 mg / dL. Hal itu bisa terjadi secara tiba-tiba, namun dalam kebanyakan kasus gula darah tinggi berkembang selama beberapa hari.
 
Gejala hiperglikemia ditandai meliputi
 
– Keletihan berlebihan,
– Poliuria / kencing meningkat
– Polydipsia / haus, mulut kering
– penurunan berat badan
– Polifagia / sering lapar,
– Penglihatan kabur.
– Perasaan kebingungan
– Kerentanan terhadap infeksi tertentu
 
Hiperglikemia akut, mengancam nyawa dan merupakan konsekuensi dari diabetes yang tidak terkontrol adalah hiperglikemia dengan ketoasidosis atau sindrom nonketotik hipermolar.
 
Hiperglikemia diabetes kronis dikaitkan dengan kerusakan jangka panjang, disfungsi atau kerusakan berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah.
Jenis Diabetes Mellitus
 
Diabetes dibagi menjadi beberapa jenis penyebab, yaitu :
 
1. Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 disebabkan karena kerusakan atau karena kelainan genetik pada sel di pankreas, sehingga pankreas tidak bisa menghasilkan cukup insulin untuk mengubah kadar gula darah menjadi energi.penyakit diabetes tipe 1 yang sering menyerang mereka yang memiliki tubuh kurus, Dan umumnya terjadi pada remaja
 
2. Diabetes Tipe 2
Berbeda dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 bukan karena hormon insulin dalam produksi tubuh, tapi hormon insulin dalam tubuh dalam jumlah cukup namun respon tubuh terhadap insulin berkurang, atau terjadinya resistensi insulin dan dengan demikian tubuh tidak efektif. Kemampuan untuk memanfaatkan hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Penyakit ini biasanya menyerang orang gemuk atau kelebihan berat badan
 
3. Tipe Gestational Diabetes
Gestational diabetes ini diemukan karena berbagai pengaruh hormon lainnya, biasanya di plasenta selama kehamilan karena pengaruh yang mengarah ke hiperglikemia.
Komplikasi Diabetes melitus
 
Hiperglikemia, atau glukosa tinggi dalam darah dapat menyebabkan berbagai penyakit serius terkait karena dapat mempengaruhi organ tubuh lainnya. Berikut beberapa jenis Komplikasi Diabetes Melitusdiantaranya:
 
1. Komplikasi dalam jangka panjang bisa berakibat pada kerusakan pembuluh darah
2. Bisa beresiko kerusakan vaskular mikro di mata
3. Penderita diabetes melitus dua kali berisiko terkena serangan jantung atau penyakit jantung lainnya
4. Mempengaruhi mood dan mood berubah
5. Risiko kerusakan saraf (neuropati)
6. Hal ini dapat menyebabkan gagal ginjal / kerusakan pada ginjal. Semakin tinggi glukosa darah semakin parah fungsi ginjal.
7. Infeksi kulit dan gusi
8. Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, kerusakan kulit dan jaringan organ yang sulit disebuhkan / gangren dalam beberapa kasus harus diamputasi untuk mencegah penyebaran keorgan lainnya.
9. stroke, koma dan penyakit lainnya
Bagaimana Pencegahan Diabetes